Apa itu Roots Blower, Rotary Lobe Blower, Rotary Screw Blower, dan Turbo Blower? Ini Perbedaan dan Cara Kerjanya
Dalam berbagai proses industri seperti pengolahan air limbah (WWTP), industri makanan dan minuman, semen, hingga pembangkit listrik, blower menjadi salah satu peralatan penting untuk menyediakan aliran udara atau gas. Ada beberapa jenis blower yang umum digunakan, yaitu Roots blower, Rotary Lobe blower, Rotary Screw blower, dan Turbo blower. Masing-masing jenis blower memiliki prinsip kerja, efisiensi energi, dan aplikasi yang berbeda.
Apa itu Roots Blower?
Roots Blower adalah jenis positive displacement blower yang menggunakan dua rotor berbentuk lobus yang berputar berlawanan arah di dalam casing. Pada sistem roots blower, udara tidak dikompresi di dalam ruang rotor. Udara hanya dipindahkan dari sisi masuk (inlet) ke sisi keluar (outlet), dan tekanan terbentuk ketika udara tersebut bertemu dengan tekanan sistem di sisi outlet.
Rotary lobe blower pada dasarnya sama dengan Roots Blower. Perbedaannya terletak pada desain rotor yang lebih modern dan presisi. Dengan dua atau tiga lobus, rotary lobe menghasilkan aliran udara yang lebih stabil serta tingkat kebisingan yang lebih rendah.
Cara Kerja Roots Blower
Prinsip kerja Roots blower cukup sederhana:
- Udara masuk melalui inlet blower.
- Dua rotor lobus berputar dan menjebak udara di antara rotor dan casing.
- Udara dipindahkan dari sisi inlet menuju outlet tanpa kompresi internal.
- Tekanan udara meningkat ketika udara keluar dari blower.
Karena tidak terjadi kompresi di dalam ruang rotor, tekanan meningkat secara tiba-tiba saat udara keluar.

Karakteristik Roots Blower
Beberapa karakteristik utama Roots blower adalah:
- Desain sederhana dan kuat
- Mudah dalam perawatan
- Cocok untuk tekanan rendah hingga menengah
- Efisiensi energi lebih rendah dibanding teknologi modern
Aplikasi Roots Blower
Roots blower banyak digunakan pada industri seperti:
- Instalasi pengolahan air limbah (WWTP)
- Sistem pneumatic conveying
- Industri semen
- Industri kimia dan tekstil
Apa itu Rotary Screw Blower?
Rotary Screw Blower menggunakan dua rotor berbentuk ulir (screw) yang saling berputar untuk melakukan kompresi secara internal di dalam ruang kompresi. Teknologi ini sering digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan efisiensi energi lebih tinggi dibanding blower konvensional.
Cara Kerja Rotary Screw Blower
Proses kerja rotary screw blower sebagai berikut:
- Udara masuk melalui inlet.
- Udara terjebak di antara rotor screw.
- Rotor berputar sehingga volume ruang udara mengecil.
- Udara terkompresi secara bertahap sebelum keluar melalui outlet.
Karena terjadi kompresi internal, energi yang dibutuhkan lebih efisien dibanding blower jenis roots.

Karakteristik Rotary Screw Blower
Keunggulan rotary screw blower:
- Efisiensi energi lebih tinggi
- Operasi lebih halus dan tekanan lebih stabil
- Cocok untuk operasi kontinu
Aplikasi Rotary Screw Blower
Teknologi ini sering digunakan pada:
- Instalasi pengolahan air limbah (WWTP)
- Industri kimia
- Industri makanan dan minuman
- Industri pulp dan kertas
Apa itu Turbo Blower?
Turbo Blower adalah blower berteknologi dynamic compression yang menggunakan impeller berkecepatan tinggi untuk meningkatkan energi udara. Blower ini termasuk kategori centrifugal blower dan menjadi teknologi paling modern dalam sistem aerasi industri.
Cara Kerja Turbo Blower
Proses kerja turbo blower meliputi:
- Udara masuk melalui inlet.
- Impeller berputar dengan kecepatan tinggi untuk mempercepat udara.
- Energi kinetik udara diubah menjadi tekanan melalui diffuser.
- Udara bertekanan keluar dari sistem.
Turbo blower modern biasanya menggunakan air bearing atau magnetic bearing untuk mengurangi gesekan dan meningkatkan efisiensi.

Karakteristik Turbo Blower
- Efisiensi energi sangat tinggi
- Tingkat kebisingan rendah
- Tidak memerlukan banyak pelumasan oli
Aplikasi Turbo Blower
Turbo blower banyak digunakan pada:
- Aerasi WWTP skala besar
- Industri semen dan petrokimia
- Sistem pembakaran industri
Perbedaan Utama Roots Blower, Rotary Screw Blower, dan Turbo Blower
Berikut perbandingan utama dari ketiga jenis blower tersebut:
| Jenis Blower | Prinsip Kerja | Efisiensi Energi | Tekanan | Perawatan |
| Roots Blower | Positive displacement | Rendah – sedang | Rendah | Mudah |
| Rotary Screw Blower | Internal compression | Tinggi | Sedang | Sedang |
| Turbo Blower | Dynamic compression | Sangat tinggi | Sedang – tinggi | Rendah |
Kesimpulan
Roots Blower, Rotary Lobe Blower, Rotary Screw Blower, dan Turbo Blower memiliki fungsi yang sama yaitu menyediakan aliran udara bertekanan untuk proses industri, namun perbedaan utamanya terletak pada teknologi kompresi, efisiensi energi, dan aplikasi penggunaannya. Setiap jenis blower ini memiliki fungsi dan kelebihan atau kekurangan masing-masing.
- Roots blower: teknologi sederhana dan tahan lama
- Rotary Lobe blower: pengembangan roots dengan aliran lebih stabil
- Rotary Screw Blower: effisiensi energi dengan kompresi internal yang mampu menghandle tekanan-tekanan yang lebih tinggi dibandingkan Roots Blower atau Rotary Lobe Blower
- Turbo blower: teknologi modern dan hemat energi terutama untuk aplikasi dengan volume udara yang cukup besar
Hubungi Kami
Apabila Anda memiliki kebutuhan atau kendala pada equipment Roots Blower, Rotary Lobe Blower, Rotary Screw Blower, dan Turbo Blower Anda, silahkan menghubungi PT. Kusuma Teknik Persada sebagai Authorized Distributor AERZEN di Indonesia melalui kontak di bawah ini :
E-mail : info@kusumateknik.co.id
WhatsApp : +62 878-5277-0441
Head Office: Jl. Raya Margorejo no. 16-18, Surabaya 60237, East Java – Indonesia | Phone: +62 31-841-2627 | Fax: +62 31-841-2628
Branch: Pergudangan Era Prima Blok K-3, Jl. Raya Daan Mogot km. 21, no. 1, Jakarta Barat, West Java – Indonesia | Phone: +62 21-557-85429
Reps Office: Semarang – Medan – Makassar